Bacalah kutipan teks opini berikut untuk menjawab soal berikut! Di era keterbukaan ini, setiap orang rasanya tidak perlu takut lagi untuk mengemukakan atau mengekspresikan pendapat. Kebebasan berekspresi ini, bahkan telah dijamin oleh negara secara konstitusional. Sayangnya orang masih merasa takut mengemukakan keinginan atau pendapatnya secara terbuka. Perasaan malu dan takut semacam ini juga sering ditemui di dalam diri siswa di sekolah, khususnya mereka yang masih di usia remaja. Akibat rasa malu dan takut untuk mengekspresikan keinginan dan pendapatnya, proses belajar mengajar yang interaktif sulit dicapai. Siswa cenderung diam daripada membuka perdebatan atau dialog dengan guru maupun dengan sesama siswa. Kondisi semacam ini tentu saja sangat tidak kondusif bagi upaya pembelajaran yang bersifat dialogis dan interaktif. Oleh sebab itu, kemampuan asertif perlu ditanamkan dalam diri siswa sedini mungkin. Yang bukan gagasan penjelas paragraf pertama kutipan teks opini di atas adalah?

Bacalah kutipan teks opini berikut untuk menjawab soal berikut! Di era keterbukaan ini, setiap orang rasanya tidak perlu takut lagi untuk mengemukakan atau mengekspresikan pendapat. Kebebasan berekspresi ini, bahkan telah dijamin oleh negara secara konstitusional. Sayangnya orang masih merasa takut mengemukakan keinginan atau pendapatnya secara terbuka. Perasaan malu dan takut semacam ini juga sering ditemui di dalam diri siswa di sekolah, khususnya mereka yang masih di usia remaja. Akibat rasa malu dan takut untuk mengekspresikan keinginan dan pendapatnya, proses belajar mengajar yang interaktif sulit dicapai. Siswa cenderung diam daripada membuka perdebatan atau dialog dengan guru maupun dengan sesama siswa. Kondisi semacam ini tentu saja sangat tidak kondusif bagi upaya pembelajaran yang bersifat dialogis dan interaktif. Oleh sebab itu, kemampuan asertif perlu ditanamkan dalam diri siswa sedini mungkin. Yang bukan gagasan penjelas paragraf pertama kutipan teks opini di atas adalah?

  1. Kebebasan berekspresi dijamin negara secara konstitusional
  2. Setiap orang tidak perlu takut mengemukakan pendapat
  3. masih banyak orang takut menyampaikan pendapat secara terbuka
  4. pada umumnya remaja merasa malu dan takut menyampaikan pendapat
  5. setiap orang takut berekspresi atau menyampaikan pendapat

Jawaban: B. Setiap orang tidak perlu takut mengemukakan pendapat.

Dilansir dari Ensiklopedia, bacalah kutipan teks opini berikut untuk menjawab soal berikut! di era keterbukaan ini, setiap orang rasanya tidak perlu takut lagi untuk mengemukakan atau mengekspresikan pendapat. kebebasan berekspresi ini, bahkan telah dijamin oleh negara secara konstitusional. sayangnya orang masih merasa takut mengemukakan keinginan atau pendapatnya secara terbuka. perasaan malu dan takut semacam ini juga sering ditemui di dalam diri siswa di sekolah, khususnya mereka yang masih di usia remaja. akibat rasa malu dan takut untuk mengekspresikan keinginan dan pendapatnya, proses belajar mengajar yang interaktif sulit dicapai. siswa cenderung diam daripada membuka perdebatan atau dialog dengan guru maupun dengan sesama siswa. kondisi semacam ini tentu saja sangat tidak kondusif bagi upaya pembelajaran yang bersifat dialogis dan interaktif. oleh sebab itu, kemampuan asertif perlu ditanamkan dalam diri siswa sedini mungkin. yang bukan gagasan penjelas paragraf pertama kutipan teks opini di atas adalah setiap orang tidak perlu takut mengemukakan pendapat.

Leave a Comment