Kemudian,panglima peringgi berjalan diatas titian menuju dermaga bunga melur kembang cina.ia berdiri di ujung titi menunggu kedatangan gadis cik inam.sedangkan raja petukal dan hulubalang yang bertujuh menunggu di geladak kapal di pangkal titi.Raja petukal menunggu gadis cik inam dengan perasaan gelisah.sebentar-sebentar ia memanjang lehernya memandang keujung jalan untuk sebelum.kadang-kadang ia merasa gerah.ia meminta sebuah kipas dari pengawalnya,lalu berkipas sendiri.”jangan lupa tugas masing-masing,”hardik raja petukal mengingatkan hulubang yang bertujuh satu persatu.”kalau kalian berbuat bodoh,aku penggal leher kalian.mengerti?”“mengerti,tuanku,”mereka menyahut dengan suara gemetar.Amanat yang terdapat dalam kutipan hikayat tersebut?

Kemudian,panglima peringgi berjalan diatas titian menuju dermaga bunga melur kembang cina.ia berdiri di ujung titi menunggu kedatangan gadis cik inam.sedangkan raja petukal dan hulubalang yang bertujuh menunggu di geladak kapal di pangkal titi.Raja petukal menunggu gadis cik inam dengan perasaan gelisah.sebentar-sebentar ia memanjang lehernya memandang keujung jalan untuk sebelum.kadang-kadang ia merasa gerah.ia meminta sebuah kipas dari pengawalnya,lalu berkipas sendiri.”jangan lupa tugas masing-masing,”hardik raja petukal mengingatkan hulubang yang bertujuh satu persatu.”kalau kalian berbuat bodoh,aku penggal leher kalian.mengerti?”“mengerti,tuanku,”mereka menyahut dengan suara gemetar.Amanat yang terdapat dalam kutipan hikayat tersebut?

  1. Berbicaralah dengan sopan kepada orang lain.
  2. Berlakulah adil kepada bawahan
  3. Berkatalah jujur kepada pimpin.
  4. Jangan menunggu sesuatu yang belum pasti
  5. Jangan melakukan sesuatu seorang diri
Baca Juga :  Kerajaan Aceh begitu tersohor pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Beliau pernah menyusun sebuah kitab yang berjudul Adat Makuta Alam. Pelajaran yang dapat kita ambil dari Sultan Iskandar Muda adalah?

Jawaban: A. Berbicaralah dengan sopan kepada orang lain..

Dilansir dari Ensiklopedia, kemudian,panglima peringgi berjalan diatas titian menuju dermaga bunga melur kembang cina.ia berdiri di ujung titi menunggu kedatangan gadis cik inam.sedangkan raja petukal dan hulubalang yang bertujuh menunggu di geladak kapal di pangkal titi.raja petukal menunggu gadis cik inam dengan perasaan gelisah.sebentar-sebentar ia memanjang lehernya memandang keujung jalan untuk sebelum.kadang-kadang ia merasa gerah.ia meminta sebuah kipas dari pengawalnya,lalu berkipas sendiri.”jangan lupa tugas masing-masing,”hardik raja petukal mengingatkan hulubang yang bertujuh satu persatu.”kalau kalian berbuat bodoh,aku penggal leher kalian.mengerti”“mengerti,tuanku,”mereka menyahut dengan suara gemetar.amanat yang terdapat dalam kutipan hikayat tersebut berbicaralah dengan sopan kepada orang lain..

Baca Juga :  sikap kukuh dalam pendirian dan konsekuen dalam tindakan merupakan pengertian dari perilaku?

Leave a Comment