Suatu hari di sebuah lembah, Monyet bertemu dengan Burung Pipit yang sedang mencari biji-bijian. “Hai Burung Pipit, kau sedang mencari biji-bijian lagi, ya? Pantas saja kau tidak bertambah besar, yang kau makan bijinya, bukan buahnya“, ejek Monyet. Burung Pipit hanya diam dan terus mengumpulkan biji-biji apel yang dibuang oleh Monyet. Suatu hari, hujan turun dengan deras selama berhari-hari. Lembah itu pun tertutup oleh air. Semua hewan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di atas bukit. Mereka kedinginan dan kelaparan. Ketika hujan berhenti, mereka turun kembali ke lembah untuk mencari makanan. Tetapi, semua pohon telah tumbang tersapu air hujan. Tidak ada lagi buah-buahan untuk dimakan. Saat berjalan menyusuri lembah untuk mencari makan, Monyet bertemu lagi dengan Burung Pipit. Burung Pipit iba dengan kondisi Monyet. Burung Pipit mengajak Monyet ke atas bukit. Betapa terkejutnya Monyet, melihat bukit yang penuh buah-buahan. Ternyata, Burung Pipit Lah yang menanam pohon buah-buahan itu. Itulah sebabnya kenapa Burung Pipit selalu mengumpulkan biji buah-buahan yang dibuang.Tokoh utama dari cerita tersebut adalah?

Suatu hari di sebuah lembah, Monyet bertemu dengan Burung Pipit yang sedang mencari biji-bijian. “Hai Burung Pipit, kau sedang mencari biji-bijian lagi, ya? Pantas saja kau tidak bertambah besar, yang kau makan bijinya, bukan buahnya“, ejek Monyet. Burung Pipit hanya diam dan terus mengumpulkan biji-biji apel yang dibuang oleh Monyet. Suatu hari, hujan turun dengan deras selama berhari-hari. Lembah itu pun tertutup oleh air. Semua hewan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di atas bukit. Mereka kedinginan dan kelaparan. Ketika hujan berhenti, mereka turun kembali ke lembah untuk mencari makanan. Tetapi, semua pohon telah tumbang tersapu air hujan. Tidak ada lagi buah-buahan untuk dimakan. Saat berjalan menyusuri lembah untuk mencari makan, Monyet bertemu lagi dengan Burung Pipit. Burung Pipit iba dengan kondisi Monyet. Burung Pipit mengajak Monyet ke atas bukit. Betapa terkejutnya Monyet, melihat bukit yang penuh buah-buahan. Ternyata, Burung Pipit Lah yang menanam pohon buah-buahan itu. Itulah sebabnya kenapa Burung Pipit selalu mengumpulkan biji buah-buahan yang dibuang.Tokoh utama dari cerita tersebut adalah?

  1. Burung Pipit
  2. Monyet
  3. Buaya
  4. Kancil
  5. Semua jawaban benar
Baca Juga :  Sekolah Rinda menyelenggarakan perlombaan pidato bahasa Indonesia. Rinda merupakan salah satu dari pesertanya, perwakilan dari kelas 7 A. Ia menghafal keseluruhan dari teks pidato dengan penuh gembira dan semangat. Harapannya adalah ia ingin memberikan yang sesuatu hal yang terbaik kepada teman-teman sekelasnya. Di saat perlombaan Rinda memperoleh nomor undian ke-2. Setelah nama Rinda dipanggil, Rinda berjalan perlahan menuju podium. Keringat dinginnya mulai mengucur deras, konsentrasinya pecah dan perlahan hilang. Tak satupun kata yang diucapkannya, kecuali salam pembukaan. Selanjutnya Rinda berhenti begitu saja dan segera pergi meninggalkan ruangan. Berikut ini yang merupakan kalimat buku harian yang sesuai dengan ilustrasi diatas adalah?

Jawaban: A. Burung Pipit.

Dilansir dari Ensiklopedia, suatu hari di sebuah lembah, monyet bertemu dengan burung pipit yang sedang mencari biji-bijian. “hai burung pipit, kau sedang mencari biji-bijian lagi, ya pantas saja kau tidak bertambah besar, yang kau makan bijinya, bukan buahnya“, ejek monyet. burung pipit hanya diam dan terus mengumpulkan biji-biji apel yang dibuang oleh monyet. suatu hari, hujan turun dengan deras selama berhari-hari. lembah itu pun tertutup oleh air. semua hewan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di atas bukit. mereka kedinginan dan kelaparan. ketika hujan berhenti, mereka turun kembali ke lembah untuk mencari makanan. tetapi, semua pohon telah tumbang tersapu air hujan. tidak ada lagi buah-buahan untuk dimakan. saat berjalan menyusuri lembah untuk mencari makan, monyet bertemu lagi dengan burung pipit. burung pipit iba dengan kondisi monyet. burung pipit mengajak monyet ke atas bukit. betapa terkejutnya monyet, melihat bukit yang penuh buah-buahan. ternyata, burung pipit lah yang menanam pohon buah-buahan itu. itulah sebabnya kenapa burung pipit selalu mengumpulkan biji buah-buahan yang dibuang.tokoh utama dari cerita tersebut adalah burung pipit.

Baca Juga :  Munculnya sentimen anti-Tionghoa pada masa pemerintahan Kabinet Ali Sastroamidjojo II disebabkan oleh?

Leave a Comment